Tanggal : 18.08.2008
Lokasi : Jawa Barat
KUNINGAN--MI:Seluas 10 hektare areal hutan di semak di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terbakar. Dengan kebakaran ini, sudah lebih dari 270 hektar areal hutan di kawasan TNGC yang terbakar sejak Juli.
Berdasarkan
informasi yang berhasil dihimpun, Senin (18/8), kebakaran hutan
terjadi di hutan kawasan Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten
Kuningan, Jabar. "Api muncul sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu
(17/8)," tutur Kasi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I
Linggarjati, Maman Surachman.
Api sendiri sudah berhasil
dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB, namun luas areal hutan semak yang
terbakar mencapai sekitar 10 hektare. Maman mengungkakan api berhasil
dipadamkan dengan cepat karena seluruh elemen masyarakat di desa
setempat ikut turun tangan memadamkan api di kawasan hutan di desa
mereka.
Saat
ditanyakan penyebab terbakarnya hutan di Gunung Ciremai kali ini,
Maman mengungkapkan dikarenakan kelalaian manusia. "Sepertinya
ada pengunjung yang merayakan HUT RI di Gunung Ciremai dan masuk
hingga ke kawasan hutan ini," tuturnya.
Mereka
membuat api yang kemudian tidak memadamkan api tersebut dengan benar,
sehingga api masih bisa berkobar. Dengan terbakarnya areal hutan di
Desa Seda, berarti sudah lebih dari 270 hektar hutan di kawasan TNGC
yang terbakar. Sebagian besar penyebab kebakaran pun karena kelalaian
manusia. "Kalau disebabkan alam, kemungkinannya kecil,"
tutur Maman.
Karena
itu ia pun meminta kepada masyarakat baik pendaki maupun masyarakat
di sekitar Gunung Ciremai untuk bisa menjaa hutan terutama di musim
kemarau ini. Ini dikarenakan setiap tahunnya kebakaran selalu menjadi
langganan di kawasan hutan Gunung Ciremai.
Komentar:
Agus cugantang panawangan ciamis
www.agussunandara@yaho.com
saya mau bertanya,apa di dasa seda mandirancan ada guha?namanya GUHA SEDA.mohon di jawab